Home Daerah Nasional Internasional Ekonomi Infografis Sastra Science Olahraga Otomotif Teknologi Mataberita TV
Info Terkini : PT. Mata Digital Internasional, www.mataberita.net, independent dalam berita | PT. Mata Digital Internasional melalui website www.mataberita.net melayani Jasa Produksi dan Penayangan Film, Company Profile, Dokumenter, Talkshow, Monolog dan TVC | Selain itu juga melayani Management Artis, Penyanyi, Chef, Aktor, Aktris, Band dan lainnya | Kami juga melayani Konsultasi Hukum, Manajemen, Broadcasting dan lainnya | Ditambah pula melayani Pelatihan Berbagai Bahasa diantaranya Inggris, Indonesia, Jerman, Korea, Jepang, Mandarin, Arab dan sebagainya | Tak ketinggalan pun melayani Pelatihan atau Diklat Jurnalistik, Bahasa, Broadcasting, Public Speaking, Design, Desain Grafis, Editing, IT, Hukum dan sebagainya | Nah... Kami juga menjual berbagai produk makanan dan minuman seperti Pempek Palembang, Kue Semprong, Thai Tea, Green Tea, Espresso, Cappucino, Americano dan masih banyak lagi | Yang suka berbusana Batik khas Pekalongan juga bisa memesan ke Kami yaaa... | Alami kendala Kompor Gasnya juga bisa dilayani oleh Kami | So kunjungi terus website kami di www.mataberita.net | Upz sampai lupa deh, hubungi Kami bisa ke (021) 89229850 atau bisa datang ke Jl. Kav. H. Umar II no 319, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Kota Bekasi yaaa...| Kami juga melayani by seluler WhatsApp dengan menugaskan PIC Ayu Yulia Yang di 08567971900 | Percayakan Kami sebagai Mitra, Partner dan Relasi Anda...

Koruptor Kelas Kakap Aman, Noel : KPK Komisi Penitipan Kasus

Koruptor Kelas Kakap Aman, Noel : KPK Komisi Penitipan Kasus
Koruptor Kelas Kakap Aman, Noel : KPK Komisi Penitipan Kasus

Mataberita.net- Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel, melontarkan kritik tajam terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia mengkritik lewat sebuah lagu sindiran.

Noel menyanyikan lagu berjudul “OTT Bocil” , parodi dari lagu legendaris Iwan Fals, “Bento” . Aksi itu sontak menarik perhatian pengunjung pengadilan.

Sebelum bernyanyi, Noel lebih dulu melontarkan pernyataan keras soal kondisi penegakan hukum di Indonesia. Ia mengingatkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar berhati-hati dalam merumuskan kebijakan yang berpotensi menimbulkan kepentingan elite.

Menurut Noel, hukum di Tanah Air masih rentan terhadap perlindungan. “Ingat, hukum di republik ini bisa dibeli. Apalagi yang namanya Komisi Penitipan Kasus,” ujarnya.

Baca Juga :

Mahkamah Agung Lantik Thomas Djiwandono Ponakan Prabowo Sebagai Deputi Gubernur BI

Dia pun menyinggung adanya praktik “operasi tipu-tipu” dalam penindakan kasus korupsi. Setelah itu, Noel meminta izin hadirin untuk menyampaikan kritiknya melalui lagu.

“Saya pengin nyanyi sebenarnya, boleh enggak nyanyi? Judulnya OTT Bocil,” ungkapnya, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Pada Senin (9/2/26)

Lewat lirik lagu tersebut, Noel menyindir KPK yang dinilainya hanya berani menjerat pelaku korupsi kelas kecil. “Operasi tipu-tipu, konten yang kau buat oh jagonya, maling kelas teri, bandit kelas coro itu yang kau tangkap,” nyanyinya.

Ia menilai, para koruptor kelas kakap justru jarang menyentuh hukum. Praktik tersebut, menurutnya, membuat operasi menangkap tangan kehilangan makna.

“Giliran yang kelas kakap enggak pernah mengungkapkan apalagi kau tangkap. Sebut namaku bocil, bocil, bocil,” sambung Noel.

Aksi bernyanyi ini pun menjadi simbol protes Noel terhadap penegakan hukum yang dianggap belum menyentuh akar persoalan korupsi di Indonesia.

 

Leave a Reply