Jakarta, mataberita.net — Proses penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadhan disebut berjalan lancar dan minim kendala. Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana usai menghadiri acara Launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, di Jakarta Selatan, pada Senin (17/03/2025).
“Alhamdulillah lancar, dan secara umum tidak ada kendala berarti. Evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan makanan kering membantu mengurangi kejadian yang tidak diinginkan,” ujar Dadan. Dia juga menyoroti variasi menu sebagai titik krusial dalam penyaluran MBG, terutama selama bulan puasa.
“Kami berharap kearifan lokal bisa lebih diakomodir dalam penyusunan menu SPPG, terutama saat Ramadhan. Misalnya, makanan khas seperti pempek, batagor, atau bahkan salad bisa menjadi alternatif sajian yang tetap bergizi dan praktis,” jelas Kepala Badan Gizi Nasional.
BACA JUGA : Yukz Tanya : Wajib Belajar 13 Tahun, Kata Siapa TK itu Tidak Perlu?
Menurut Dadan, upaya ini penting untuk memastikan menu MBG tetap bernutrisi, variatif, dan sesuai dengan selera masyarakat setempat. Dia juga mengungkapkan. Pelayanan MBG khusus Ramadhan akan segera berakhir, dan timnya mulai bersiap untuk kembali ke menu reguler setelah bulan puasa.
“Setelah Ramadhan, kami akan kembali ke menu normal, tetapi tetap memperhatikan kebutuhan di daerah-daerah tertentu, terutama yang penduduknya tidak menjalankan puasa,” tukas Kepala BGN Dadan Hindayana.