Jakarta, mataberita.net — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkap tiga faktor utama yang menjadi kunci sukses program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan saat peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri. Yang mana dihadiri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri telah merilis empat unit SPPG di tingkat Mabes dan 16 di tingkat Polda Prioritas sebagai bagian dari upaya percepatan implementasi program tersebut.
BACA JUGA : Yukz Tanya : Wajib Belajar 13 Tahun, Kata Siapa TK itu Tidak Perlu?
“Ini adalah salah satu langkah percepatan yang diminta oleh Pak Presiden Republik Indonesia,” ujar Dadan dalam acara peresmian SPPG Polri di Pejaten, Jakarta Selatan, pada Senin (17/03/2025). Dia mengungkapkan tiga faktor utama yang menentukan keberhasilan program MBG. Yaitu :
- Anggaran yang Memadai
Pengelolaan anggaran untuk program MBG telah dipersiapkan dengan baik dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Alokasi dana yang tepat akan memastikan keberlangsungan dan efektivitas program ini.
- Sumber Daya Manusia (SDM) yang Berkualitas
Dadan menekankan pentingnya SDM dalam meningkatkan efektivitas SPPG. Para tenaga yang terlibat dalam distribusi MBG telah mendapatkan pelatihan khusus dan jumlahnya akan terus bertambah hingga Juli mendatang.
- Infrastruktur dan Fasilitas Pendukung
BGN berupaya memperluas jaringan kerja sama dengan berbagai kementerian, lembaga, dan instansi, termasuk Polri, guna memastikan keberlangsungan dan efektivitas program ini. Dadan juga mengapresiasi langkah Polri dalam meresmikan operasional SPPG, yang telah memenuhi standar tinggi sesuai dengan empat aspek utama program MBG, diantaranya pemenuhan kebutuhan kalori, komposisi gizi yang seimbang, higienitas dan keamanan pangan.